Jumat, 12 Desember 2014

Panti Asuhan Undaan

panti asuhan undaan_1398135874.jpg
Panti Asuhan Undaan terletak di Jalan Undaan Kulon No. 9, 11, 15, kelurahan Peneleh, kecamatan Genteng, Surabaya Jawa Timur. Luas lahan dari bangunan ini yaitu 7930m².
Bekas rumah pribadi Henty Johanes Real Polack, seorang tuan tanah yang berdarah Jerman-Belanda. Polack menguasai tanah di Jalan Undaan sampai dengan Jalan Jagalan dengan reputasi seorang pengusaha perkebunan dan taksi yang dermawan. Rumah ini kemudian dijadikan Polack sebagai Panti Asuhan. Setelah perang dunia kedua, rumah ini ditinggalkan oleh keluarga Polack, dan kemudian digunakan oleh Nyonya Bertha Tan Tjwan Liong sebagai penampungan anak-anak perempuan pribumi dan Tionghoa yang menjadi korban perkosaan tentara Jepang. Bertha Tan Tjwan Liong, meninggal pada usia kurang lebih 106.
Pada tahun 1922 rumah ini menjadi Rumah miskin Tionghoa (Tong Bong Gee Kiok). Dan didalam ruangan terdapat pula foto “Major Titulaire The Ton Ing” (President Road Van Financien dari Tong Bong Gee Kiok di Soerabaia dan salah satoe penoendjang jang oetama dari roema miskin ini). Sampai saat ini masih digunakan untuk menampung anak-anak yatim. 
Tampak depan simetri dengan “perletakan mundur”, atap bersusun dan bangunan gedung yang tinggi dan mempunyai halaman yang luas memberi kesan kokoh dan megah. Bagian atap teras disanggah dengan 4 pasang kolom bergaya koronthia. Memiliki 3 pintu masuk dari kayu dan teras yang berfungsi sebagai penahan sinar matahari dan tampiasnya air hujan. Memiliki gaya arsitektur perpaduan Empire style dengan alam tropis yang ditandai dengan adanya galeri yang berfunsi sebagai koridor yang menghubungkan kamar-kamar, penahan sinar matahari langsungdan air hujan terhadap pintu kamar yang terbuka. Berdenah “U” yang terdiri dari bangunan induk dan diapit dua jajaran bangunan. Pada bagian tengah (pusat) terdapat ruang terbuka yang dijadikan taman. Seluruh bangunannya berlantai satu dengan jendela-jendela besar di tiap kamar. Jendela ini sebagai ventilasi dan lubang cahaya. Jendela dan pintu menggunakan kusen berbahan kayu jati. Lantai seluruh bangunan menggunakan teraso polos maupun yang bermotif.

0 komentar:

Posting Komentar